Business Review

Perusahaan Besar Kolaps

Data Lengkap Pay TV (TV Langganan) di Indonesia yang Bangkrut

Editor : Ferro Maulana |Selasa , 19 Maret 2013 - 01:38:22 WIB | Dibaca : 1924 Kali |

TV Berlangganan | Ist/Ilustrasi

@IRNewscom I Jakarta: BERIKUT Sejarah Pay TV (TV berlangganan) di Indonesia yang berhenti beroperasi, (alias 'gulung tikar'):

GlobalVision

Berhenti beroperasi pada tahun 2002. GlobalVision resmi berhenti beroperasi sebelum mempromosikan paket langganannya.

Astro Nusantara

Berhenti beroperasi pada tahun 2008 (20 Oktober 2008). Diakibatkan oleh konflik internal antara Astro All Asia Networks dan DirectVision selaku pemilik Astro Nusantara, terkait masalah lisensi dan penguasaan saham, yang berakhir jalan buntu, sehingga Astro Nusantara pun dihentikan kegiatan operasionalnya.

PentaVision

Berhenti beroperasi pada tahun 2012. Seperti halnya GlobalVision, pay TV ini juga bernasib sama dengan GlobalVision, berhenti beroperasi sebelum melaunching resmi produknya. Sebelum berhenti beroperasi, PentaVision sempat menawarkan paket langganan yang tidak wajar, hingga 200ribu/bulan hanya untuk puluhan channel yang 50% diantaranya merupakan channel yg tidak diacak di satelit lain.

Centrin TV

Berhenti beroperasi pada tahun 2013 (1 Maret 2013). Melalui email yang kami terima, Centrin TV resmi mengumumkan hal ini, dan akan diumumkan kepada pelanggan pada keesokan harinya. Belum ada kejelasan mengenai penyebab 'gulung tikar' pay TV ini.



BERITA LAINNYA :