Ekbis

Harga Kedelai Bakal Merangkak Naik

Editor : Nurakhmayani |Senin , 04 Maret 2013 - 18:26:59 WIB | Dibaca : 404 Kali |

Kedelai. Foto: IST

@IRNewscom | Jakarta: Akibat memburuknya kondisi cuaca yang akhirnya berimbas pada situasi panen serta pasokan kedelai dunia pemerintah berencana menaikkan harga kedelai.

"Kita akan komunikasi pada perajin, ajak untuk pahami situasi. Kita diskusi dengan mereka. Tentu mereka bisa tentukan keputusan. Kita coba yakinkan pemerintah bisa lakukan semua cara," ungkap Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi seusai jumpa pers di Kantor Kementerian Perdagangan,  Jakarta,  Senin (4/3).

Bayu merinci, kemungkinan kenaikan kedelai bisa mencapai 9,39 persen. Cina pun saat ini tengah meningkatkan impor terkait situasi tersebut. "2012, dia beli 60 juta ton impor kedelai. Sehingga tahun ini juga diperkirakan sama. Tahun ini juga sebesar itu. Pasar internasional juga respons, " tambahnya.

Di sisi lain, produksi kedelai Amerika mengalami perubahan lebih baik. Tapi, tentu kebutuhannya akan dimaksimalkan ke dalam negeri.

"Amerika juga lebih baik tapi tentunya mereka akan fokus untuk pasar dalam negeri," Ujar Bayu.

Saat ini pemerintah hendak mengeluarkan kebijakan kedelai. Namun, tetap akan mengamankan harga kedelai di tingkat perajin dan harga kedelai pada panen ditingkat petani.

"Keluarkan kebijakan kedelai yang coba untuk amankan harga kedelai di tingkat perajin dan harga kedelai pada panen di tingkat petani," pungkasnya.

Hingga kini Indonesia menjadi salah satu importir terbesar kedelai asal AS. Pada 2012 Indonesia mengimpor kedelai asal AS sebanyak 1,4 juta ton. Itu dilakukan karena kedelai di dalam negeri hanya bisa memproduksi 779.800 ton. Kebutuhan kedelai di dalam negeri rata-rata 2,2-2,4 juta ton per tahun. (har-18)

 



BERITA LAINNYA :