Ekbis

Cegah Ilegal Tapping, Pertamina Gunakan GPS

Editor : |Jumat , 12 Oktober 2012 - 17:16:19 WIB | Dibaca : 851 Kali |

GUNAKAN GPS: Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Perse.ro) Ali Mundakir.

@IRNewscom | Jakarta : UNTUK mencegah terjadinya kasus illegal tapping (pencurian minyak), Pertamina menggunakan GPS tracking system untuk memonitor pergerakan mobil tangki secara realtime.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Ali Mundakir mengatakan Penggunaan GPS tracking system pada mobil tangki BBM diterapkan untuk mobil yang mengambil BBM dari beberapa terminal BBM, meliputi terminal BBM Plumpang, Tanjung Gerem, Bandung Group, Balongan, Tasikmalaya, dan Cikampek.

"Pertamina berancana memperluas penggunaan GPS tracking system untuk seluruh terminal BBM di Tanah Air dalam beberapa waktu ke depan untuk meningkatkan kehandalan system pendistribusian BBM bersubsidi oleh Pertamina," ujar Ali, di kantor Pusat Pertamina Jakarta, Jumat (12/10).

Dia menjelaskan bagaimana BBM subsidi sampai di SPBU, sebelum proses pembongkaran dilakukan pemeriksaan surat jalan, nomor segel, sopir dan kondektur serta pemeriksaan untuk memastikan jenis BBM dan volume yang dikirimkan sesuai dengan permintaan.

Pembongkaran hanya dapat dilakukan apabila dokumen dinyatakan lengkap dan benar oleh petugas yang sebelumnya melakukan cross check ke terminal BBM.

"Proses pendistribusian BBM bersubsidi yang telah dilakukan secara ketat oleh Pertamina selama ini diharapkan dapat mencegah kemungkinan terjadinya penyalahgunaan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Pertamina berkomitmen untuk bekerjasama dengan BPH Migas untuk memastikan BBM bersubsidi terjamin ketersediannya di tengah masyarakat," tutupnya. [sb-1]



BERITA LAINNYA :