Nusantara

Ditreskrimsus Teliti Dugaan Korupsi PDAM Tirtanadi Medan

Editor : |Rabu , 13 Februari 2013 - 18:20:24 WIB | Dibaca : 996 Kali |

Foto: Ist

@IRNewscom I Medan: APARAT kepolisian dari Subdit III/Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Poldasu, sejak hari ini Rabu (13/2) melakukan penelitian kerugian negara, dugaan korupsi di kantor koperasi karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Kota, Medan, Sumatera Utara (Sumut) bernilai puluhan milyar rupiah.

Wakil Direktur Ditreskrimsus Poldasu, AKBP Rudi Setiawan, kepada Irnews, hari ini Rabu (13/2), mengatakan  Penelitian dilakukan bersama Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumatera Utara (Sumut).

"Kita bersama BPKP sudah sejak hari Senin kemarin meneliti berkas yang disita dari PDAM Tirtanadi Medan, " jelas AKBP Rudi Setiawan.

Dirinya menyebutkan, penyidik sudah menemukan dugaan korupsi dalam korupsi tersebut. Namun demi tujuan penyidikan, dia belum memberikan angka hasil temuan tersebut.

Sementara itu, dari data yang diperoleh IRNews di Poldasu, dalam penyidikan ini sejumlah saksi sudah diperiksa. Diantaranya Ketua koperasi karyawan PDAM Tirtanadi, HS dan bagian bendahara/divisi keuangan.

Sementara itu, untuk mencari barang bukti baru, petugas Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Poldasu, Jumat (1/2) kemarin telah melakukan penggeledahan diruang Kepala Bagian (Kabag) Penagihan PDAM Tirtanadi. Sejumlah dokumen disita penyidik kepolisian. Selain itu, dokumen rekening air yang kemudian sebagian dimasukkan ke rekening koperasi karyawan juga disita sebagai barang bukti.

Dalam kasus ini, penyidik menduga adanya korupsi yang dimasukkan kedalam rekening masing-masing deputy, diduga diketahui oleh Kabag Penagihan berinisial HN.


Penyidik Tipikor  telah melayangkan surat pemanggilan sebanyak tiga kali kepada HS selaku Kabag Penagihan Rekening, namun tidak hadir untuk diperiksa.


Dalam kasus ini, Bendahara Koperasi Adiyawarstuti, Kabag SDM Arifuddin dan Yapto security sudah diperiksa. [ayt-14]



BERITA LAINNYA :