Kolom

Bandara Mali, Alor Perlu Pembenahan

Editor : Berto Riyadi |Senin , 13 Mei 2013 - 18:04:01 WIB | Dibaca : 2703 Kali |

Bandara Mali, Alor.

IRNewscom | Jakarta: BANDARA Mali, Alor saat ini merupakan satu-satunya pintu masuk ke Pulau Alor. Sementara, Pemerintah Kabupaten Alor kini sedang memperluas landasan pacu Bandara Kabir di Kecamatan Kabir, Alor, agar bisa digunakan untuk pesawat jenis Cessna.

Namun, banyak keluhan masyarakat terhadap pelayanan petugas Bandara Mali. Misalnya, fasilitas tempat duduk di ruang tunggu yang minim. Disana ada sekitar 30 kursi. Padahal, setiap keberangkatan, paling tidak ada sekitar 50 calon penumpang yang menunggu. Akibatnya, sebagian harus berdiri.

“Yang membuat penumpang pesawat kesal, adalah saat menunggu pengambilan barang di bagasi,” kata Lomboan Djahamau, pemuda Alor kepada Irnews. “Menunggunya lama sekali,” tambahnya.

Berapa lama? “Saya terbang dari Kupang ke Mali tidak sampai sejam. Tapi, menunggu penurunan bagasi lebih dari sejam. Jadi, lebih lama menunggu bagasi daripada penerbangan Kupang-Alor,” jawabnya.

Informasi ini dimaksudkan sebagai masukan bagi Pemkab Alor. Sebab, tidak setiap saat aparat Pemkab melakukan pengecekan di Bandara Mali. “Saya mohon agar petugas bagasi mendapat teguran. Sebab, kalau begini terus bisa mengecewakan wisatawan yang datang ke Alor,” kata Lomboan.

Memang, selama ini Pemkab Alor terus menerus berbenah diri, menyambut wisatawan yang datang ke Alor. Antara lain, dengan perluasan landasan pacu Bandara Kabir. Wisata laut di Alor, jauh lebih indah dibanding Bali. Hanya saja, daerah ini kurang berpromosi. (dwo)



BERITA LAINNYA :