Metropolitan

Polda Metro Lacak Pemukul Jurnalis Sindo TV

Editor : Hendry Sihalaho |Kamis , 23 Mei 2013 - 00:10:51 WIB | Dibaca : 1309 Kali |

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Putut Eko Bayuseno | Ist

@IRNewscom | Jakarta: KEPOLISIAN Daerah (Polda) Metro Jaya akan melacak pemukul Jurnalis Sindo TV, Sukron, saat meliput demo di depan Istana Negara, Jakarta. Kabar yang beredar menyebutkan, pelaku pemukulan tersebut diduga mahasiswa.

"Kami mau dengar dulu apa yang dilaporkan, siapa pelakunya, kemudian bisa kami lacak (pelakunya)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, usai menghadiri acara 'Pencegahan Teroris dan Narkoba di DKI Jakarta' di gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (22/05).

Rikwanto mengatakan, Sukron telah melaporkan insiden pemukulan tersebut. Namun, dia mengaku belum mengetahui hasil perkembangannya. Saat ditanya mengenai informasi yang menyebutkan pelaku merupakan anak seorang jenderal, Rikwanto belum bisa memastikannya. "Saya belum monitor. Makanya, tunggu saja dulu laporan, nanti kami selidiki," ujar dia.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Putut Bayu Seno, menyatakan, dirinya akan meminta keterangan Kapolsek Jakarta Pusat ihwal dugaan kasus pemukulan tersebut. Sebab, tempat kejadian perkara berada di wilayah hukum Polsek Jakarta Pusat. "Saya cek dulu nanti ke Jakarta Pusat. Saya belum dapat laporan," kata Putut.

Sementara itu, wajah Sukron tampak memar saat mendatangi Polda Metro Jaya. Dia mengaku, pelaku mendorongnya saat meliput aksi demonstrasi di depan Istana Negara. "Didorong oleh pelaku dan tiba-tiba gerombolan mahasiswa Trisakti datang dan mengeroyok. Begitu diketahui teman lainnya, gerombolan mahasiswa yang lain datang lalu memukuli," ujar Sukron.

Dilain pihak, Forum Wartawan Polri meminta kepolisian mengusut tuntas kasus pemukulan tersebut. Mereka menilai, aksi itu melecehkan profesi wartawan. Sebab, pewarta dilindungi UU dalam menjalankan kerja-kerja jurnalistik. "Masa kaum intelektual kelakuan seperti preman. Mereka telah menciderai demokrasi," kata Wakil Ketua Forum Wartawan Polri, Taufik Ridwan. [al/mrl-16]

 



BERITA LAINNYA :