Nusantara

Sistem Pengadaan Modern Imbangi Pesatnya Perkembangan Kota Bandung

Editor : Hadie Ismanto |Selasa , 28 Juni 2016 - 08:56:18 WIB | Dibaca : 3137 Kali |

Foto: Ist

@IRNewsco | Bandung: Pesatnya kemajuan pembangunan Kota Bandung di bawah kepemimpinan Wali Kota Ridwan Kamil mengharuskan peningkatan profesionalisme dari setiap aspek tata kelola pemerintahan yang baik.

Salah satunya sistem pengadaan yang merupakan sektor vital dalam mendukung pembangunan yang dilaksanakan oleh pemkot untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karenanya, sejak April lalu Kota Bandung bergabung sebagai percontohan Program Modernisasi Pengadaan yang diusung Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan MCA-Indonesia.

"Kami menyambut baik kesempatan untuk meningkatkan kapasitas layanan pengadaan kita. Kota Bandung berupaya bekerja secara efisien, efektif dan transparan, untuk kebaikan kota ini dan masyarakatnya. Besar harapan kami, kerja sama dengan LKPP dan MCA-Indonesia dapat mendekatkan kita kepada tujuan tersebut,” ujar Ridwan Kamil.

Program Modernisasi Pengadaan bertujuan menghemat biaya, mencapai efisiensi dalam pengadaan, serta memastikan kualitas pengadaan seusai dengan kepentingan publik dan sesuai waktu yang direncanakan. Penghematan ini akan bermuara pada perbaikan layanan pengadaan barang dan jasa.

Bagian penting dari program tersebut adalah pengembangan organisasi Unit Layanan Pengadaan, pengembangan sumber daya manusia, Kemitraan Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan katalog elektronik.

Dikatakan Kepala LKPP Agus Prabowo bahwa kegiatan pengadaan sudah seharusnya dilaksanakan oleh ULP permanen yang diawaki praktisi profesional. Artinya, ULP Percontohan dianjurkan untuk menjadi organisasi yang permanen, dengan staf yang permanen juga.

"Hal ini dimaksudkan agar pengadaan dapat dilaksanakan lebih efektif dan efisien. Adapun pengelola pengadaan terhindar dari penyelewengan maupun tuduhan, karena mereka telah terlatih dan paham peraturan hukum pengadaan," tandasnya.[hdi]



BERITA LAINNYA :