Nasional

Melalui Seni dan Budaya, TNI Lebih Dekat Dengan Rakyat

Editor : Hadie Ismanto |Senin , 03 Oktober 2016 - 08:58:53 WIB | Dibaca : 4234 Kali |

Foto: Dok Mabes TNI

@IRNewsco | Jakarta: Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa seni dan budaya merupakan upaya TNI untuk lebih mendekatkan diri kepada rakyat, salah satunya melalui pagelaran wayang orang di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat Minggu (2/10) malam.

"Gelaran ini merupakan rangkaian HUT TNI. Meski tahun ini kami tidak melakukan upacara besar-besaran seperti defile dan pengerahan Alutsista, tetapi TNI tetap tidak melupakan rakyat dalam merayakan hari jadinya," ujarnya.

Panglima TNI juga menyatakan, pagelaran wayang orang ini merupakan kolaborasi TNI dengan rakyat yang melibatkan seniman, tokoh masyarakat, artis ibu kota, anak-anak dan pemuda sebagai generasi penerus bangsa serta prajurit TNI dari pangkat Kopral sampai Jenderal.
 
Pagelaran wayang orang, lanjut Panglima TNI, merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat yang berlandaskan gotong royong. "Tidak ada bahasa gotong royong di bangsa lain. Dari Sabang sampai Merauke, bangsa Indonesia yang mempunyai aliran darah gen patriot dan mempunyai tarian perang ditiap-tiap suku dengan ciri khas senjata," tuturnya.

"Harus kita kembalikan lagi budaya gotong royong ini untuk membangun bangsa Indonesia," tegasnya.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan, TNI juga melakukan kegiatan yang sama dimulai dari tingkat Komando Utama (Kotama) dengan menggelar tarian daerah, drama kolosal dengan mengangkat cerita kepahlawanan dimasing-masing daerahnya.

"Dilakukan bersama-sama dengan komponen masyarakat, karena tema kita tetap, Bersama Rakyat TNI Kuat Hebat Profesional Siap Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat Mandiri dan Berkepribadian," katanya.[hdi]



BERITA LAINNYA :