Politik & Keamanan

Demokrat: Istana Harus Luruskan Soal Pinjaman Mobil SBY

Editor : Hadie Ismanto |Rabu , 22 Maret 2017 - 11:20:31 WIB | Dibaca : 752 Kali |

Foto: Istimewa

@IRNewsco | Jakarta: Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin membantah pernyataan pihak Istana soal Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminjam mobil kepresidenan.

Menurut Didi, justru pihak Sekretariat Negara yang meminjamkan kendaraan tersebut, karena belum mampu menyediakan kendaraan bagi Mantan presiden dan wakil presiden.

"Berdasarkan UU nomor 7 tahun 1978, Negara diwajibkan untuk menyediakan kendaraan bagi Mantan presiden dan Mantan wakil presiden. UU yang sama mengatur kewajiban negara menyediakan tempat tinggal bagi mereka," tutur Didi dalam siaran persnya, Rabu (22/3).

Dijelaskan Didi bahwa pada saat masa jabatan kepresidenan SBY selesai, Negara belum bisa menyediakan kendaraan karena penghematan. Karenanya, saat keluar dari Istana, Sekretariat Negara untuk sementara meminjamkan kendaraan itu kepada SBY.

"Saya sangat menyesalkan framing yang dibangun seolah-olah Presiden ke-6 SBY sengaja meminjam mobil lalu tidak pernah mengembalikan. Hendaknya semua pihak obyektif dan mendudukkan persoalan sesuai fakta yang benar," papar Didi.

Didi juga meminta kepada Pratikno selaku Menteri Sekretaris Negara agar memberikan klarifikasi terkait pinjaman kendaraan kepada SBY.

"Sebaiknya Mensesneg segera meluruskan opini keliru ini. Jangan dibiarkan opini keliru ini menyudutkan SBY," tukasnya.[*]



BERITA LAINNYA :