Kolom

Perselingkuhan Oknum Polisi Ini Jadi Pelajaran Berharga

Editor : Damar Pamungkas | Reporter : Saiful Bahri |Kamis , 29 Maret 2018 - 06:22:06 WIB | Dibaca : 1014 Kali |

Ilustrasi

@IRNews | Tulungagung - Perselingkuhan di Tulungagung, Jatim, ini mengajarkan, bahwa kunci kebahagiaan rumah tangga adalah: Respek. Suami-isteri saling menghormati, menjaga kehormatan, sampai mati. Tanpa itu, hancurlah pernikahan.

Adalah AW (31 tahun) suami AA (32 tahun). Pernikahan mereka dikaruniai dua anak. AW polisi bertugas di Polsek Tulungagung. AA ibu rumah tangga biasa.

Pada Senin (26/3/2018) tengah malam, terjadi tragedi. Lokasinya di sebuah kamar kos di Kelurahan Jepun, Kecamatan Tulungagung, Jatim. Sekitar pukul 22.15 kamar kos itu dikepung lima anggota Provos Polres Tulungagung.

Para anggota Provos bersama seorang wanita, AA, menunggu di pintu kamar yang tertutup. Mereka berbisik-bisik seperti berdiskusi. Beberapa menit kemudian pintu kamar digedor. Tidak ada balasan. 

Tanpa membuang waktu lagi, pintu didobrak. Itulah penggerebekan.

Di dalam kamar ternyata ada AW, anggota Polres Tulungagung. Telanjang dada, hanya mengenakan celana kolor.

Di dalam kamar juga ada wanita, baru saja mengenakan pakaian. Kemudian diketahui berinisial SW (31 tahun). Di dalam kamar juga ada seorang anak perempuan balita. Kemudian diketahui sebagai anak SW.

Melihat itu, AA panas. Dia langsung mencakar suaminya, memukul, memaki-maki. Malam yang hening jadi sangat berisik. Anak SW menangis kebingungan.

AA berusaha merekam wajah suami dan wanita selingkuhannya. Disitulah sang suami, AW, berusaha merebut kamera handphone AA. Terjadi pertengkaran.

Pertengkaran berakhir setelah AW dibawa ke Mapolres Tulungagung.

Istrinya kemudian membuat laporan secara resmi ke Polres Tulungagung, dengan dugaan terjadi perselingkuhan dan perzinahan.

Disanggong AA dan Ayahnya

Seorang warga, saksi mata menuturkan, AW dan SW datang ke rumah kos itu dengan sebuah mobil Honda Jazz warna kuning.

Tidak lama setelah mereka masuk kamar kos, datang seorang laki-laki dan seorang perempuan. Laki-laki berjaga di depan kamar kos, sementara perempuan itu pergi.

“Ternyata yang perempuan itu istrinya pak AW (AA), dia pergi memanggil anggota Provos. Sedangkan, yang menunggu di rumah kos itu bapaknya mbak AA,” tutur warga ini.

Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Sumaji mengaku belum menerima laporan kejadian ini. Karena itu Sumaji tidak bisa memberikan penjelasan.

“Seharian saya sibuk dan memang tidak ada yang lapor terkait kasus itu,” ujar Sumaji.

Dibuntuti Sejak dari Pagelaran Wayang

AA mengakui, hari itu dia sudah curiga pada suaminya. Sejak SW keluar rumah dengan mobilnya, AA curiga, sebab SW sudah pulang dinas. Namun, AA tidak mungkin membuntuti suaminya yang bermobil.

AA lantas menonton pagelaran wayang kulit di Karangtalun, Kecamatan Kalidawir. Tak dinyana, dia melihat suaminya bersama seorang wanita dan seorang balita. 

Suaminya dan wanita itu kemudian masuk mobil, dan berangkat. Di situ hati AA sudah hancur. Dia juga tidak mungkin mengejar mobil suaminya.

Namun, entah bagaimana ceritanya, AA yakin mengetahui tujuan suaminya bersama selingkuhan. AA mengajak ayahnya, menyanggong sebuah kamar kos. AA juga melaporkan itu ke kesatuan suaminya. Terjadilah penggerebekan.

Bermula dari Tidak Respek

AA mengakui rumah tangganya dalam masalah. AW berniat menceraikannya dan berusaha mencari-cari kesalahan. 

Sebelumnya AW pernah menggrebek AA saat makan durian di rumah kos teman laki-lakinya. Artinya, AA diduga pernah berselingkuh. Itu terjadi dua bulan lalu.

“Tapi, saya hanya makan durian. Tidak sampai ada yang melepas baju segala macam,” tuturnya.

Sejak kejadian itu AA berusaha memperbaiki diri. Dia berusaha membuktikan bahwa dirinya tidak pernah melakukan kesalahan. 

Sebaliknya, AA juga curiga suaminya berselingkuh. Akhirnya kecurigaan dia terbukti.

Jadi, sikap AA makan durian bersama lelaki yang bukan suaminya, menandakan dia tidak respek terhadap suami. 

Sikap tidak respek AA dibalas suaminya dengan sikap yang sama. Akibatnya, rumah tangga yang semula harmonis langsung hancur. (*)



BERITA LAINNYA :