Kolom

Kontestasi Ahok vs Musuhnya Terus Bergulir sampai Tempat Hukuman

Editor : Damar Pamungkas |Sabtu , 31 Maret 2018 - 05:54:37 WIB | Dibaca : 1338 Kali |

Ilustrasi IRNews/DWO

@IRNews | Pilkada DKI Jakarta 2012 duel pasangan Jokowi-Ahok melawan Foke-Nara. Itulah awal kontestasi disisipi SARA, khususnya agama. Sejak itu, hingga persoalan tempat hukuman Ahok sekarang, terus-menerus disoal. 

Ada pihak yang mendesak agar Ahok dikirim ke LP Cipinang. Sebab, PK (Peninjauan Kembali) kasus Ahok sudah dinyatakan ditolak oleh Mahkamah Agung (MA). 

Tapi ada juga pihak yang menginginkan Ahok tetap di Rumah Tahanan, Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok. Kontestasi belum benar-benar berhenti.

Terbaru, Kabag Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan ( Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Ade Kusmanto mengatakan, Ahok akan tetap di Mako Brimob.

Tidak dipindahkannya Ahok ke lapas menilik Permenkumham Nomor 01.PR.07.03 Tahun 2007 tentang Tempat Tahanan pada Markas Kepolisian RI Tertentu Sebagai Cabang Rumah Tahanan.

"Sehingga Ahok dapat menjalani pidananya di Mako Brimob. Karena Mako Brimob juga telah ditetapkan sebagai salah satu cabang rumah tahanan dari Rutan Salemba oleh Menkumham, seperti cabang rutan BNN," ujar Ade, Jumat (30/3).

Ade Kusmanto menjelaskan, sorang terpidana di bawah pidana lima tahun ke bawah bisa menjalani hukuman di rumah tanahan (rutan) dan cabang rutan. Dengan hukuman Ahok yang dibawah lima tahun maka dia bisa ditempatkan di cabang rutan seperti Mako Brimob.

Di sisi lain, kondisi lapas di Indonesia yang telah penuh terpidana membuat Kemenkumham memberikan opsi agar Ahok bisa ditahan di luar lapas, seperti Mako Brimob. "Apalagi saat ini semua lapas dan Rutan mayoritas overcrowd," ujarnya.

Empat hari lalu, Mahkamah Agung (MA) menolak peninjauan kembali (PK) yang diajukan oleh Ahok. Pertimbangan PK itu ditolak karena semua alasannya tak dapat dibenarkan. Putusan bernomor 11 PK/PID/2018 pun memutuskan menolak PK Ahok dengan pertimbangan seluruh alasannya tidak dapat dibenarkan. (*)



BERITA LAINNYA :