Metropolitan

Sandiaga Salahkan Ratna Sarumpaet, eee... Dibalas Balik Menyalahkan

Editor : Damar Pamungkas |Rabu , 04 April 2018 - 23:16:45 WIB | Dibaca : 2645 Kali |

@IRNews | Jakarta - Mobil aktivis Ratna Sarumpaet saat parkir di Tebet, Jakarta Selatan, diderek Dishub, Selasa (2/4/2018) pagi. Ratna protes tidak terima. Ternyata mobilnya dikembalikan lagi, malah diantarkan petugas ke rumahnya. 

Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno menyalahkan Ratna. Sandiaga menyebut, Ratna parkir di bahu jalan tanpa rambu lalu lintas, merupakan pelanggaran.

Sandiaga mengatakan: "Enggak boleh, itu melanggar. Walaupun daerah sini banyak yang parkir sembarangan. Depan rumah saya apalagi, banyak banget itu," kata Sandiaga kepada wartawan di GOR Bulungan, Rabu (4/4/2018).

Ternyata Ratna mengaku baru tahu bahwa parkir di bahu jalan tanpa rambu lalu lintas, tetap dilarang. "Saya baru tahu," ujar Ratna kepada wartawan, Rabu (4/4/2018).

Tapi, Ratna tetap bersikukuh bahwa dia tidak salah. Sebab, saat mobilnya akan diderek, dia mengaku, sedang berada di dalam mobil.

Ratna menilai, Sandi menyalahkan, karena tidak mengetahui peristiwa yang sebenarnya. "Saya ada di dalam mobil," ujarnya.

Harusnya, kata Ratna, petugas memberitahukan terlebih dulu bahwa kawasan tersebut merupakan area dilarang parkir dan meminta Ratna memindahkan mobilnya, bukannya langsung melakukan penderekan.

"Pak Sandi bilang itu dalam konteks apa? Salah juga enggak saya ketika saya berada di dalam mobil itu (petugas) main derek saja. Tapi, Pak Sandi tahu enggak saya berada di dalam mobil? Jangan bilang salah, dong," ujar Ratna.

"Saya parkir menurut Pak Sandi salah, tapi saya ada di mobil harusnya digeser harusnya diberitahu, memang begitu. Bukan beri tahu mau diderek tapi 'Bu, Ibu pindah kalau enggak saya harus derek'."

"Itu enggak benar juga Pak Sandi ngomong gitu. Dia harus tanya dulu sama Dishub yang yang terjadi," ujar Ratna.

Maka, terjadi saling salah-menyalahkan. Walaupun mobil Ratna sudah dipulangkan ke rumahnya oleh petugas Dishub.

Petugas dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta menderek mobil Toyota Avanza milik Ratna yang diparkir di kawasan Taman Tebet, Jakarta Selatan, Selasa pagi.

Ratna dinilai melanggar Perda Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi. (*)



BERITA LAINNYA :