Metropolitan

Soal Mobil Ratna Diderek Dishub, Fahri: Pemimpin DKI Harus Adil, Bung...

Editor : Damar Pamungkas | Reporter : Al Abrar |Kamis , 05 April 2018 - 09:56:58 WIB | Dibaca : 906 Kali |

Fahri Hamzah. Foto: Jurnalpatroli

@IRNews | Jakarta - Persoalan mobil aktivis Ratna Sarumpaet masih bergulir. Mobil yang sudah diderek Dishub di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (3/4/20180, lantas dikembalikan ke rumah Ratna, kabarnya karena Ratna menelepon Gubernur DKI Anies Baswedan. Maka, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mempertanyakan.

"Pak Anies harus jelaskan, apa yang terjadi. Saya kira itu harus. Gubernur bisa menjelaskan kalau ada pertanyaan masyarakat terhadap tindakan seperti itu," kata Fahri di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/4/2018).

Menanggapi lebih jauh soal penderekan mobil Ratna dan telepon ke Anies, Fahri bicara soal keadilan. Menurut dia, setiap pemimpin harus adil. 

"Intinya, seorang pimpinan itu harus tidak saja berbuat adil, tetapi harus nampak berbuat adil," ucap Fahri. 

Ratna Sarumpaet menelepon Gubernur DKI Anies Baswedan saat mobilnya diderek oleh Dishub karena parkir di badan jalan. Mobil Ratna akhirnya diurus oleh salah satu staf Anies dan dikembalikan.

Ratna Sarumpaet mengatakan begini: "Itu kan kejadian sekitar jam 09.00 WIB. Sekitar jam 10.00 WIB, saya ditelepon stafnya Pak Anies. Katanya mobil sudah bisa diambil di MT Haryono. Saya bilang: Saya tidak akan ambil mobil saya dari situ, dan saya sampaikan maaf ke Pak Anies."

Akhirnya petugas Dishub mengembalikan mobil Ratna ke rumah Ratna. Bukan Ratna yang mengambilnya di Jalan MT Haryono, seperti dikatakan petugas.

Mengacu pada pengakuan Ratna, Anies akan mengecek staf yang dimaksud. Anies menyatakan siapa pun yang salah dan melanggar prosedur akan ditindak.

"Gini, nanti saya akan periksa, saya belum periksa itu. Intinya, kalau tidak mengikuti SOP, salah," ujar Anies saat ditanya mengenai pengakuan Ratna pada Rabu (4/4/2018).



BERITA LAINNYA :