Metropolitan

"Kami Kayak Diblender", Kesaksian Penumpang Bus TransJ Terguling

Editor : Damar Pamungkas |Senin , 09 April 2018 - 17:07:41 WIB | Dibaca : 1149 Kali |

Bus Trans Jakarta yang terguling. Foto: Antara

@IRNews | Jakarta - Sebuah bus TransJakarta terguling di depan UKI, Cawang, Jakarta Timur, Senin (9/4/2018) pukul 04.30. Penumpang bernama Tri, menceritakan proses kecelakaan itu. Katanya, dia dan seluruh penumpang bagai diblender.

Tri menggambarkan, suasana chaos saat kecelakaan itu terjadi. Para penumpang berteriak dan terdorong ke arah depan.

"Saya posisi duduk di sebelah kiri jadi nggak kelihatan di depan gimana. Cuma dari yang saya rasain aja. Awalnya itu nubruk apaan saya nggak tahu, yang pasti nubruk sesuatu dan itu berasa kenceng banget," kata Tri kepada wartawan.

Tri naik bus tersebut sekitar pukul 04.00 WIB. Dia mengatakan saat kecelakaan itu seluruh penumpang terdorong ke depan. Tak lama bus miring ke kiri, dan para penumpang yang berada di sisi kanan berjatuhan ke sisi kiri. 

"Yang di dalem semuanya kedorong ke depan. Eh, selanjutnya itu bus miring lumayan beberapa detik miringnya. Posisi yang di sebelah kanan sudah pada jatuh ke kiri terus keguling," bebernya. 

Tri menambahkan bus sempat terseret beberapa waktu. Para penumpang yang berada di dalam bus panik dan berusaha untuk menyelamatkan diri.

"Keseret beberapa detik kayanya. Itu yang di dalam sudah kaya dalam blender kali. Pada teriak-teriak. Terus pas busnya udah diam pada teriak minta bukain pintu," terangnya. 

Para penumpang itupun berhasil keluar setelah ada pria yang memecahkan kaca di bagian atas dan kaca depan. Namun, dia tidak tahu persis siapa yang memecahkan kaca itu karena kondisi gelap.

"Ada dua cowok di depan, mungkin sopir sama yang jaga pintu kali, nenangin. Terus nggak tahu ada yang pecahin kaca bagian atas, byuuur kaca rontok. Terus juga dua cowok yang di depan itu tendang kaca depan bus. Nggak jelas itu siapa, soalnya gelap dan panik," ujarnya.

"Waktu itu ada yang teriak bau minyak. Ya udah pada keluar dah orang-orang," imbuhnya.

Tri sendiri merupakan satu dari 10 korban terluka akibat kecelakaan itu. Dia mengalami luka di tangan.

"Saya luka-luka di tangan sama pegel-pegel di bagian kiri soalnya kegencet," terang Tri.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Bus bernopol B-7053-IS yang dikemudikan Sutikno (34) itu melaju dari arah selatan ke utara di Jalan Mayjen Soetoyo, Jakarta Timur. 

Sesampai di depan kampus UKI, bus tersebut menabrak separator. Bus kemudian terbalik dengan posisi miring ke kiri. (*)



BERITA LAINNYA :