Nusantara

PT Global Inspira Tipu 5.000 Jamaah Haji

Editor : Damar Pamungkas | Reporter : Dian Eko |Minggu , 15 April 2018 - 13:40:27 WIB | Dibaca : 588 Kali |

Edwin Djabbar dan Mahditiara Syafruddin. Foto: JPNN

@IRNews | Makassar - Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan memastikan Biro Perjalanan Haji dan Umrah PT Global Inspira Indonesia menipu 5.000 jemaah senilai Rp 100 miliar. Pemiliknya, suami-isteri Edwin Djabbar dan Mahditiara Syafruddin sudah ditahan Polda Sulsel.

Kepala Bidang Pengelolaan Haji dan Umrah, Kanwil Kemenag Sulsel, Kaswad Sartono, melalui sambungan telefonya, Minggu (15/4/2018) mengatakan, perusahaan itu tidak berizin.

"Termasuk kewenangan dalam proses penyelangaraan umrah, dan secara hukum yang dilakukan murni pidana," katanya.

PT Global dimotori pasutri Edwin Djabbar dan Mahditiara Syafruddin alias Tiara bin Safruddin. Edwin ditangkap pada November 2017, sedangkan Tiara pada April 2018. Sebab, Tiara kabur saat hendak ditangkap pada November 2017 itu.

"Melanggar dan tak punya hak, ibarat mobil itu pelat hitam. Kalau travel yang tak berizin tidak mungkin dapat visa, paspor, karena kedutaan tidak mungkin mengeluarkan tanpa rekomendasi dari Kementerian Agama," terangnya.

Kini Edwin dan Tiara mendekam di Polda Sulsel. Ia dikenakan pasal penipuan, penggelapan dan pencucian uang dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

"Himbauan ke masyarakat , kalau mau umrah, yang terdaftar travel yang sudah berizin dari Kemenag Sulsel. Meski banyak travel menjanjikan paket murah dengan dalih apa pun untuk tidak percaya," tutupnya. (*)



BERITA LAINNYA :