Nusantara

Beginilah... Pengakuan Pelaku Tukar Isteri di Surabaya

Editor : Damar Pamungkas | Reporter : Dian Eko |Selasa , 17 April 2018 - 15:50:52 WIB | Dibaca : 352 Kali |

THD (paling kiri) saat digerebek polisi di hotel di Lawang, Malang, Jatim. Capture Video

@IRNews | Surabaya - Pelaku tukar isteri yang ditangkap polisi di Lawang, Malang, Jatim, mengakui dialah inisiator terbentuknya komunitas tukar isteri. Komunitas ini terbentuk sejak 2013. Berikut pengakuan pelaku inisial THD:

THD warga asal Keputih, Sukolilo Surabaya. Dialah inisiator dan pembuat grup WhatsApp yang beranggotakan komunitas pasutri yang punya fantasi tukar pasangan dalam berhubungan badan.

THD mengaku, dirinya sudah menjadi anggota komunitas sejak 2013 silam. Dirinya lah juga yang membuat grup WA guna mewadahi komunitas supaya mudah berkomunikasi. Kini anggotanya 64 pasang suami-isteri.

“Sudah sejak 2013 lalu, memang ada komunitasnya. Selain lewat WA, juga ada twitter khusus swinger,” kata THD di Mapolda Jatim, Senin (16/3/2018).

Di hadapan polisi dan wartawan, THD mengaku, baru tiga kali melakukan pertemuan dan menggelar pesta seks. Dalam pesta seks, pasangan suami-isteri bertukar sesuai kesepakatan.

Semua dilakukan di hotel dan tempatnya pindah-pindah. Selain di Lawang, juga pernah melakukan pertemuan di hotel kawasan Tretes dan Surabaya

“Saat ketemuan tidak semua anggota grup ikut,” ucap THD.

Anggota komunitas ini, kata THD, berasal dari beberapa kota/kabupaten di Jatim. Ada yang berasal dari Surabaya, Malang, Sidoarjo, Tuban dan lainnya. Pertemuan dilakukan setelah ada kesepakatan.

Diberitakan sebelumnya, tiga pasutri digerebek saat menggelar pesat seks di sebuah hotel di Lawang, Malang. Mereka digerebek tim Unit III Asusila Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, Minggu (15/4/2018). (*)



BERITA LAINNYA :