Hukum & Kriminal

Rusuh di Rutan Mako Brimob

Ahok Dalam Bahaya di Rutan Mako Brimob

Editor : Damar Pamungkas |Kamis , 10 Mei 2018 - 02:39:53 WIB | Dibaca : 9210 Kali |

Kondisi di Mako Brimob Kelapa Dua Depok,, Rabu (9/5/2018). Foto: Antara

@IRNews | Depok - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam bahaya. Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto kepada wartawan di Mako Brimob Depok, Kamis (10/5/2018) mengatakan, Ahok masih di dalam. Itu dikatakan
sekitar pukul 01.00 tadi.

Sementara, sekitar 130 orang narapidana dan tahanan teroris masih menguasai seluruh rutan. Mereka membawa enam senjata api, hasil rampasan. 

Senjata itu mereka rampas dari lima polisi yang sudah gugur, dan seorang sandera polisi Bripka Iwan Sarjana. Pada pukul 00.00 Kamis (10/5/2018) Iwan sudah dibebaskan dengan tubuh terluka.

Namun, polisi masih melakukan negosiasi dengan para narapidana. Negosiasi untuk mengambil kembali enam senjata, dan kemungkinan ada sandera dari tahanan lain yang bukan tahanan teroris.

Posisi Ahok pun diperhitungkan polisi, berkaitan dengan penyanderaan. Artinya, Ahok belum diamankan keluar dari rutan yang dikuasai tahanan teroris.

"(Ahok) masih di rutan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018) dini hari.

"Ada kemungkinan jadi sandera?" tanya wartawan.

"Bisa. Makanya, itu perhitungan yang kita perhitungkan," jawab Setyo.

Saat ditanya di mana tepatnya posisi Ahok, Setyo mengatakan Ahok tidak berada di Blok A, B, atau C. Setyo juga tidak mengatakan bagaimana kondisi Ahok saat ini (sekitar pukul 01.00, Kamis, 10/5/2018).

Kabar terakhir, seorang polisi yang sebelumnya disandera, Bripka Iwan Sarjana, sudah dibebaskan. Setyo menyebutkan negosiasi dengan makanan berhasil dilakukan polisi dengan bebasnya Iwan.

Kini Iwan sudah dibawa ke RS Polri untuk ditangani. Kondisi Iwan mengalami luka-luka serta lebam di wajah. (*)



BERITA LAINNYA :