Hukum & Kriminal

Rusuh di Rutan Mako Brimob

Polisi ke Napi Teroris: Kau Sembunyikan Biadabmu di Balik Penampilan

Editor : Damar Pamungkas |Kamis , 10 Mei 2018 - 21:43:08 WIB | Dibaca : 15281 Kali |

Foto Instagram

@IRNews | Jakarta - Tindakan napi teroris ternyata biadab. Polisi yang sudah mereka bunuh, jenazahnya diinjak-injak seperti hewan. Ini dipublikasikan oleh Karomisinter Divhubinter Polri, Brigjen Krishna Murti.

Dia memposting foto itu di laman Instagram miliknya, @krishnamurti_91, satu jam lalu, Kamis (10/5/2018).

Postingan itu tampak dilingkari kaki yang memakai sepatu. Menginjak kepala polisi yang tampaknya sudah tewas. Sepatu itu identik dengan napi teroris.

Krishna memberikan keterangan seperti ini:

Kalian gorok leher bhayangkara kami, kalian injak kepala mereka seperti binatang. .:

Betapapun biadabnya kalian kepada anggota kami..

Tidak akan memancing kami marah untuk membalas layaknya perlakuan kalian kepada kami spt hewan.. ..

Jangan menyembunyikan perilaku biadab kalian di balik penampilanmu..

Kami malu sebagai sesama bangsa, sesama umat. Jangan nistakan agamaku dg perilaku biadabmu.. .:
.
Ya Allah muliakan bangsaku, muliakan umatMu.. KepadaMu kami menyembah, kepadamu kami memohon ampunan..

ALLAHU AKBAR...!!!! #kmupdates #kamibersamapolri

Postingan yang diposting satu jam lalu itu pun sudah mendapat respon 27 ribu netizen. Sejumlah komentar tampak membanjiri postingan itu.

Raut Muka Tersenyum

Drama penyelamatan sandera selama 36 jam berakhir tadi pagi, Kami(10/5/2018).

Operasi penyanderaan sejumlah anggota Polri di Rutan Salemba ini sudah dilakukan sejak Selasa (8/5/2018).

Kerusuhan itu pun memakan korban dari pihak kepolisian. Lima anggota polisi gugur dalam kerusuhan yang dipicu oleh napi terorisme. Satu napi terorisme tewas.

Polisi mengabarkan, seluruh blok sudah dikuasai oleh narapidana pada Rabu malam.

Kamis pagi, ratusan narapidana menyerahkan diri setelah polisi melakukan serangkaian tindakan.

Tapi ada 10 napi terorisme yang bersikeras bertahan di dalam bangunan. Hingga akhirnya, polisi melakukan penyerbuan ke dalam rutan.

Siang tadi, sejumlah foto dan video beredar. Foto-foto itu tak lain detik-detik narapidana menyerahkan diri ke polisi.

Tapi yang bikin kaget, raut muka para napi itu. Di antara mereka bahkan tampak tersenyum.

Dalam sejumlah foto, tampak terlihat tatapan mata tajam dari para napi teroris saat menyerahkan diri kepada polisi.

Sebelumnya diberitakan, 145 napi teroris di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, dipindahkan ke Lapas high risk atau berisiko tinggi di Nusakambangan.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami menerangkan, lapas high risk, satu sel hanya ditempati seorang napi teroris dengan pengawasan CCTV selama 24 jam.

"Mereka dipindahkan ke dua lapas high risk di Nusakambangan, yaitu Lapas Batu dan Lapas Pasir Putih, " ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (10/5/2018).

Ditjen Pas akan bekerja sama dengan Mako Brimob, Densus 88, BNPT, Polri, dan TNI untuk pemindahan para napi teroris.

Napi teroris akan diberikan pengamanan maksimal. Sistem perlakuan, pembinaan dan pengamanan akan diterapkan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang berlaku.

Pelaksanaan penempatan narapidana teroris, ucap Utami, akan disesuaikan dengan kapasitas yang memadai dan petugas pemasyarakatan yang telah dilatih.

"Mohon doanya agar pelaksanaan pemindahan dan penempatan hingga nanti pelaksanaan pembinaan mereka selama di NK berjalan lancar dan tidak terjadi gangguan yang berarti," ucap Utami. (*)



BERITA LAINNYA :