Nasional

FPI Teriakkan Ganti Presiden di Ribuan Massa Bela Baitul Maqdis

Editor : Damar Pamungkas |Jumat , 11 Mei 2018 - 14:09:18 WIB | Dibaca : 1470 Kali |

Massa bela Baitul Maqdis diseputaran Monas. Foto: Rayapos/Kemal Maulana

@IRNews | Jakarta - Berkumpulnya ribuan massa pasti dipolitisir. Buktinya, Wakil Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Ja’far Shodik, meneriakkan Ganti Presiden di ribuan massa aksi 115 bela Baitul Maqdis, Jumat (11/5/2018).

Itu diteriakkan Ja'far melalui orasinya yang diseplipkan pantun. Awalnya dia menegaskan kalau pemerintah tidak mau ikut serta dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina, sebaiknya 2019 ganti presiden.

“Ibu-ibu pake konde, ikan sarden ada cacingnya. Maka jangan ngomong dua periode, 2019 ganti presidennya,” kata Jafar di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (11/5/2018)

Lebih lanjut dia menyindir seseorang yang telah menjadi Imam Shalat di Afganistan. Tapi dia tidak menyebutkan nama orang tersebut. Padahal diketahui belum lama viral video Presiden Joko Widodo menjadi Imam Sholat di Masjid di Kompleks Istana Kepresidenan di Kabul, Afghanistan.

“Jauh Shalatnya ke Afghanistan jadi Imam, coba nanti Shalat Jumat mau ga datang kesini jadi Imam? Bisa ga baca Al Fatihah.Yang pasti Yang hadir disini insyaallah darah kita, daging kita untuk palestina. Kalau kau tetap begitu, maka ibu-ibu pakai konde, jangan ngomong dua periode, 2019 ganti presiden,” ungkapnya

Diketahui sebelumnya, salah satu kordinator aksi 115 Muhammad Zaitun Rasmin atau yang akrab disapa Ustadz Zaitun mengatakan, aksi ini berlangsung damai di seluruh dunia pada hari jumat. 

Zaitun Rasmin meminta agar peserta aksi tidak membawa atribut politik dan membawa bendera merah putih karena kegiatan unjukrasa ini diisi dengan pembacaan doa dan zikir bersama.

Selain itu, Ketua GNPF Ulama Bachtiar Nasir juga menghimbau Peserta aksi 115 untuk tidak membawa-bawa kepentingan politik dalam aksi Pembebasan Baitul Maqdis.

Dia meminta kepada peserta aksi hanya membawa bendera Palestina dan bendera Indonesia pada aksi yang dilaksanakan di Silang Monas. (*)



BERITA LAINNYA :