Hukum & Kriminal

Bom di Gereja

Korban Tewas Bom di 3 Gereja Surabaya Jadi 8 Orang

Editor : Damar Pamungkas |Minggu , 13 Mei 2018 - 11:02:02 WIB | Dibaca : 496 Kali |

Bom di gereja di Surabaya.

@IRNews | Surabaya - Korban tewas bom di tiga gereja Surabaya 8 orang. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung kepada wartawan mengatakan, semula jumlah korban 6, sekarang 8 orang. Itu dikatakan Minggu, (13/5/2018) pukul 10.30 WIB.

Sedangkan korban yang dibawa ke rumah sakit, sampai sekarang 38 orang. Mereka dilarikan ke RSUD Dr Soetomo, Jalan Dharmahusada, RS William Both, Jalan Diponegoro, dan RS Bhayangkara, Jalan A Yani.

Dijelaskan Frans, ledakan bom di gereja Santa Maria Tak Bercela, Jalan Ngagel Surabaya.

Kemudian di Gereja Kristen Indonesia, Jalan Diponegoro. Terakhir, di Gereja Pantekosta, Jalan Arjuno.

Bom di gereja dimulai dari Gereja Santa Maria Tak Bercela, sekitar pukul 07.05. Selang lima menit kemudian ledakan kedua terjadi di Gereja Pantekosta, Jalan Arjuno.

Ledakan ketiga terjadi di Gereja kristen Indonesia, Jalan Diponegoro. Selang waktu ledakan antar tiga gereja itu adalah masing-masing sekitar lima menit.

Tiga gereja tersebut kini sedang ditutup polisi. Orang yang berada di dalam gereja dilarang keluar, sedangkan yang di luar dilarang masuk.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung mengatakan, penutupan tiga gereja itu untuk kepentingan peyidikan polisi.

Frans mengatakan, dia mendapat informasi bahwa pagi ini Kapolri Jenderal Tito Karnavian sedang terbang menuju Surabaya untuk meninjau lokasi bom. Sekaligus mengarahkanjalannya penyidikan.

"Mulai sekarang, media centre akan kami tarik ke Markas Polda Jatim. Sebab lokasi bom terpencar-pencar," katanya.

Frans mengimbau, masyarakat jangan percaya berita hoax, bahwa ada enam gereja yang dibom. "Jangan percaya itu, yang benar adalah di tiga gereja," katanya. (*)



BERITA LAINNYA :