Hukum & Kriminal

Bom di Surabaya

Korban Luka Bom Polresta Surabaya 10 Orang

Editor : Damar Pamungkas |Senin , 14 Mei 2018 - 14:24:46 WIB | Dibaca : 823 Kali |

Kondisi Polrestabes Surabaya, beberapa saat setelah dibom. Foto: AP

@IRNews | Surabaya - Korban bom di Mapolresta Surabaya 10 orang. Empat di antaranya polisi. Tapi, belum diketahui jumlah korban tewas, sebab semua korban berada di rumah sakit.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera kepada wartawan Senin (14/5/2018) siang mengatakan, korban dari anggota kepolisian wilayah Jawa Timur yang sudah dirujuk ke RS Bhayangkara, empat anggota terluka.

Dan ada juga sebanyak enam orang dari masyarakat yang terluka, Mereka adalah Atik Budi Setiari, Raden Aldi Ramadhan, Ari Hartono, Ratih, Elik, dan Ainur.

Mereka yang terluka, adalah yang datang untuk meminta pelayanan pada polisi saat itu di lokasi kejadian.

Totalnya ada sepuluh korban yang sudah dilarikan ke rumah sakit.

Ada Drama Bocah Selamat

Seorang anak perempuan yang diduga dibonceng terduga teroris yang menyerang Mapolrestabes Surabaya di Jalan Sikatan Surabaya, selamat.

Lewat video yang beredar di media sosial, anak kecil itu mengenakan kaos berwarna kuning dan kerudung putih. Dia berusaha berdiri dari lokasi ledakan.

Dari kejauhan anggota polisi berteriak supaya anak kecil itu menjauh.

Namun seorang anggota polisi berlari sambil menggendong anak tersebut.
Seorang polisi nekat menyelamatkan anak kecil usai ledakan bom di Polrestabes Surabaya.

Frans mengatakan, awalnya ada mobil yang masuk pada pintu gerbang Mapolrestabes Surabaya.

Lalu ada motor yang datang di belakang mobil tersebut, dan terjadi ledakan.

“Ledakan terjadi sebelum masuk wilayah lapangan Mapolrestabes Surabaya,” jelasnya.

Saat ledakan terjadi, pelaku belum memasuki Mapolrestabes Surabaya. Tetapi bom diledakkan di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya.

Rekaman kamera pemantau, terlihat ada tiga orang dalam sebuah sepeda motor yang hendak memasuki pintu gerbang.

Seorang laki-laki membonceng seorang perempuan, dan seorang anak kecil. Motor tersebut diperiksa terlebih dahulu oleh petugas.

Sesaat setelah berada di pitu gerbang Mapolrestabes Surabaya, motor tersebut yang membawa bahan peledak, langsung meledak.

Polisi tidak menaruh curiga ketika sepeda motor tersebut memasuki Mapolrestabes Surabaya, karena membonceng seorang anak kecil.

Pengamanan di area Mapolrestabes Surabaya langsung diperketat. Ada pasukan dari brimob, tim densus 88 juga. (*)



BERITA LAINNYA :