Hukum & Kriminal

Bom di Surabaya

Dialah Saksi Satu-satunya Bomber Bunuh Diri Surabaya

Editor : Damar Pamungkas |Selasa , 15 Mei 2018 - 17:27:39 WIB | Dibaca : 868 Kali |

Aisyah Azzahra Putri (7 tahun) saat diselamatkan AKBP Roni Faisal Saiful Faton.

@IRNews | Surabaya - Aisyah Azzahra Putri (7 tahun) saksi tragedi bom Surabaya. Tak kurang, Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang menyatakan hal ini. "Dia harus dirawat sebaik-baiknya," kata Kapolri dalam jumpa pers di Mapolda Jatim, Senin (14/5/2018).

Memang, dari sekian banyak pelaku bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo, hanya Aisyah yang bisa diselamatkan. Itu pun karena keajaiban Tuhan.

Baca Juga:

Kondisi Aisyah kini masih dalam tahap pemulihan di RS Bhayangkara Surabaya. Anak tersebut sudah dijenguk keluarganya.

"Pamannya (menjenguk) tetapi melihat dari luar," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera di Mapolda Jawa Timur, Jalan Frontage Ahmad Yani, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/5/2018).

Menurut dia, paman bocah tersebut menjenguk siang hari, Selasa (15/5/2018). "Sekitar pukul 11.30 WIB sebelum Zuhur," ujar dia.

Frans mengatakan bocah tersebut masih dalam pengaruh obat bius usai dioperasi. "Masih dalam pengaruh medik yang bersangkutan (bocah perempuan itu)," kata Frans.

Bocah itu diduga sebagai anak dari pelaku pengeboman di Mapolrestabes Surabaya pada Senin (14/5/2018) sekitar pukul 08.50 WIB. 

Dalam tragedi berdarah itu empat orang tewas. Polri sudah memastikan, mereka satu keluarga. (*)



BERITA LAINNYA :