Metropolitan

Fenomena Hujan Hanya Mengguyur Satu Rumah di Depok

Editor : Damar Pamungkas |Sabtu , 19 Mei 2018 - 05:23:38 WIB | Dibaca : 1910 Kali |

Rumah Haji Soleh yang diguyur hujan.

@IRNews | Depok - Heboh warga Beji, Depok, gegara hujan unik. Hujan hanya mengguyur rumah Haji Soleh di RT 03/16 Kampung Stangkle, Kelurahan Kemirimuka, Beji, Depok, Kamis (17/5/2018) dini hari. 

Hujan satu rumah itu berlangsung sejak sekitar Rabu (16/5/2018) pukul 23.30 hingga Kamis (17/5/2018) dini hari pukul 02.00.

Warga mengira 'hujan lokal' itu adalah sebuah fenomena alam. Orang berduyun-duyun datang melihatnya. Mereka keheranan menyaksikan hujan hanya mengguyur rumah tersebut.

Sejumlah orang dewasa mandi hujan di situ. Mungkin mereka mengira, itu sesuatu yang unik, sehingga mereka rela basah-basahan pasda dini hari itu.

Sebagian orang membawa ember dan baskom untuk menampung air hujan. "Banyak yang dateng dari jauh. Banyak yang cuci muka, mandi basah-basahan, bawa ember sama gayung juga," kata seorang warga.

Ketua RT 03, Herman yang mendapatkan informasi sempat meragukan 'hujan lokal' itu.

"Kejadian tengah malam. Saya udah ngantuk, dapet info dari ponakan saya. Pas saya keluar, eh... hujan bener," ujar Herman.

Kehebohan ini membuat petugas dari Suku Dinas Sosial datang pada dini hari itu. 

Herman menceritakan: "Nah sekitar jam 2-an dateng orang dari dinas sosial. Dia minjem emergency lampu, terus naik ke atap. Dia memeriksa atap," kata Herman.

Akhirnya, diketahuilah bahwa 'hujan lokal' itu berasal dari kebocoran pipa toren di rumah Ibu Anggun, yang rumahnya berseberangan dengan rumah Haji Soleh.

Setelah dipastikan bahwa tidak ada hujan lokal, warga pun kembali ke rumah masing-masing. Warga kecewa karena yang turun itu bukan air hujan melainkan muncratan dari pipa toren yang bocor.

"Ya pada bubar itu warga semua sambil nyorakin 'huuu hujan boongan'," imbuh Herman.

Warga tidak mengira bahwa air itu berasal dari toren di rumah Anggun. Sebab, posisi toren sendiri tidak terlihat dari luar, ditambah lagi saat itu kondisinya gelap.

"Jadi itu tuh toren tutupan, ketutup tembok, orang percaya hujan lokal soalnya torennta itu ketutupan tembok gitu (tidak kelihatan). Dari toren bocor itu pipanya, nyemprot ke rumah depannya, rumah pak Haji Soleh, jadi kayak hujan tuh," katanya. (*)



BERITA LAINNYA :