Nusantara

Kisah Dua Pedagang Siomay Digilas Truk di Bumiayu

Editor : Damar Pamungkas |Senin , 21 Mei 2018 - 19:30:15 WIB | Dibaca : 1760 Kali |

Truk yang melindas motor, mobil dan bangunan. Terguling jadi tontonan warga.

@IRNews | Brebes - Dua pedagang siomay mendorong gerobaknya. Mereka berjalan beriringan di pinggir jalan, di Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Brebes, Jateng, Minggu )20/5/2018) petang. Satunya selamat, satunya tewas dilindas truk.

Pedagang siomay yang selamat, Rudi Hartono (43) menceritakan, betapa mengerikan kejadian itu. Dia hanya terserempet truk dan mengalami luka ringan. Temannya, Rony (48) terlindas truk dan tewas di tempat.

Dikisahkan Rudi, sore itu dia hendak pulang. Setelah seharian berdagang siomay keliling desa dengan mendorong gerobak beroda. Siomay sudah hampir habis. Tinggal sedikit.

Di tengah jalan dia ketemu temannya sesama penjual siomay gerobak, bernama Rony. Mereka kenal dan saling menyapa. Dagangan Rony juga hampir habis.

Lantas, mereka berjalan beriringan mendorong gerobak. Sama-sama hendak pulang. Rony di depan, Rudi di belakangnya.

Ketika mereka tiba di titik kecelakaan truk, mendadak ada yang berteriak: Awas... ada truk..." Orang berteriak ditujukan pada kedua pedagang siomay tersebut.

"Saya menoleh... ee.... truk meluncur sudah sangat dekat. Kira-kira tinggal tiga meter lagi," cerita Rudi.

Reflek, Rudi melepaskan gerobaknya dan menghindar. Tapi terlambat. Pelipis kirinya tersenggol badan truk. Dia terpental, sedangkan gerobaknya langsung diseruduk truk.

Saat itu Rudi sempat melihat, Rony juga menoleh ke belakang. Tapi juga terlambat. Posisi Rony persis berada di moncong truk. 

Tak aya, Rony ditabrak truk. Terpental ke depan. Lalu dilindas truk. Dia tewas seketika di tempat kejadian.

Kecelakaan itu mengakibatkan 11 orang tewas dan puluhan terluka. Sopir truk berinisial PD dikabarkan dalam kondisi koma, kini dirawat di RS yang dirahasiakan polisi. Tujuannya agar sopir tidak diamuk massa.

Petugas Kantor Damkar Bumiayu, Hadinata yang turut mengevakuasi korban, mengatakan bahwa sebuah truk yang membawa gula itu menabrak sekitar empat bangunan dan 16 sepeda motor dan juga satu mobil.

Kanit Laka Polres Brebes, Iptu Budi Supartoyo menerangkan kronologis kejadian. Truk H 1996 CZ dikemudikan PD memuat gula. Berangkat dari Purwokerto hendak menuju Jakarta.

"Saat kendaraan melintas di flyover Kretek, masih dalam kondisi normal. Saat melintas di Desa Jatisawit atau dalam kota (Bumiayu), truk diduga mengalami rem blong," ungkapnya. 

Kondisi jalan tempat kecelakaan memang menurun. Saat itu rem truk tidak berfungsi, kemudian sopir diduga tidak bisa mengendalikan kendaraannya.

Truk pun oleng sebelum menabrak beberapa kendaraan lain dan bangunan rumah.

"Sopir akhirnya banting setir ke kiri, tapi kendaraan terus melaju. Truk kemudian menabrak satu mobil, 13 sepeda motor, dan tujuh rumah di RT 3 RW 5 Desa Jatisawit," jelasnya.

Sekira pukul 19.30 WIB, polisi berhasil mengevakuasi bangkai truk tronton dari jalan.

Iptu Budi Supartoyo menjelaskan bahwa pihaknya saat itu telah mencatat ada 11 orang korban yang meninggal seketika di lokasi.

Tak hanya korban meninggal, ada 10 korban yang terluka, dari luka ringan hingga berat.

"Kami belum bisa mengatakan yang berat berapa yang ringan berapa. Ini masih kami data," jelas Iptu Budi Supartoyo saat berada di depan kamar jenazah RSUD Bumiayu.

Pihak kepolisian juga saat itu masih terus mendata kerusakan dan kerugian materil seperti kerusakan kendaraan dan bangunan.

Korban meninggal dibawa ke RSUD Bumiayu sementara korban luka dibawa ke RS Alam Medica dan RS Siti Aminah Muhammadiyah.

"Sopir truk mengalami luka-luka parah. Saat ini tengah dirawat di rumah sakit," kata Iptu Budi Supartoyo, Minggu (20/5/2018) malam.

Iptu Budi menjelaskan bahwa PD masih belum bisa dimintai keterangan karena luka-luka yang dialaminya.

Ia juga tidak memberi keterangan rumah sakit tempat sang sopir dirawat. Budi juga tidak menyatakan secara jelas jumlah orang yang berada di dalam truk saat kejadian.

Masih menjadi sebuah pertanyaan apakah PD sendirian atau ada orang lain yang berada di kabin truk.

Selain truk yang dikendarai PD, ada mobil lain yang terlibat dalam kecelakaan ini.

Mobil Calya berpelat nomor E1085RE. Mobil yang dikendarai Rasidin (38) tersebut dihantam keras oleh truk sehingga bodi kanan mobil mengalami penyok.

Namun, pengemudi yang berasal dari Desa Wanggup Kec/Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, itu hanya mengalami luka ringan. Meskipun mobilnya terlihat dalam kondisi yang rusak parah.

"Pengemudi mobil yang ditabrak truk itu luka ringan. Sudah mendapat penanganan medis," terang Iptu Budi. (*)



BERITA LAINNYA :