Nasional

PBNU: Jangan Sebut Allah untuk Politik Praktis

Editor : Damar Pamungkas |Rabu , 30 Mei 2018 - 15:25:49 WIB | Dibaca : 2897 Kali |

Ketua Tanfiziah PBNU KH Robikin Emhas

@IRNews | Jakarta - Amien Rais menyatakan, Presiden Jokowi akan dilengserkan Allah. Dan, malaikat akan membantu mewujudkannya. Pernyataan publik ini dinilai sangat berlebihan.

Terkait ungkapan Amien, Ketua Tanfiziah PBNU KH Robikin Emhas mengatakan semestinya setiap muslim menempatkan Allah pada posisi yang mulia dan dengan niat yang suci. Menurutnya, tak semestinya nama Allah digunakan untuk hal yang bertendensi pada politik praktis.

"Mohon setiap muslim menempatkan Allah pada posisi yang maha agung, maha mulia, maha suci. Dan mohon pula tak ada pula yang menggunakan nama Allah dengan niat yang tidak suci," kata Robikin saat dihubungi, Rabu (30/5/2018).

"Mari kita tempatkan Allah pada kedudukan yang mulia. Sekali lagi, jangan ada siapa pun juga yang menggunakan kesucian nama Allah dengan tidak tulus, apalagi ada tendensi politik praktis," imbuhnya.

Dia mengatakan semestinya nama Allah tak dipakai untuk niat yang tak tulus. Robikin mengajak muslim menjadikan Ramadan sebagai momen mendekatkan diri kepada Allah sehingga mendapatkan ampunan dan membuat hati jernih.

"Mari di bulan Ramadan ini kita mendekatkan diri kepada Tuhan, baik dengan amal perbuatan yang bersifat ritual atau sosial. Sehingga kita mendapat ampunan Tuhan dan membuat hati kita menjadi jernih," ucap dia.

"Kalau hati kita jernih, kita mampu menjadikan hati sebagai kaca, baik untuk mawas diri atau untuk menerima pancaran petunjuk dari Tuhan. Sehingga tak mudah untuk mengklaim, menggunakan nama Tuhan," sambung Robikin.

Sebelumnya diberitakan, Amien mengungkapkan pernyataan Jokowi akan dilengserkan Allah sebagai pemimpin dalam Rakornas PA 212 yang bertemakan 'Menyatukan Arah Perjuangan Umat Islam dalam Suksesi Kepemimpinan Nasional'. Dalam Rakornas ini, PA 212 mengeluarkan 12 resolusi dan daftar nama capres-cawapres.

Saat memberi sambutan, Amien menunjuk foto Jokowi yang terpasang di dinding. Menurut Amien, Jokowi akan dilengserkan Allah karena banyak melakukan kesalahan.

"Kita melihat secara jelas, kita perhatikan pemimpin yang akan dilengserkan Allah itu biasanya langkahnya dari salah ke keliru, dari keliru ke blunder, salah lagi dan seterusnya," kata Amien dalam sambutannya sambil menunjuk foto Jokowi yang ada di dinding aula, dalam Rakornas PA 212 di Aula Sarbini, Taman Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (29/5).

Ia mengaku yakin hal tersebut bakal terjadi. Menurutnya, malaikat bakal membantu mewujudkannya.

"Saya yakin sekali, memang ini (menunjuk foto Jokowi-JK) insyaallah tangan malaikat yang mengatur ya," ujar Amien. (*)



BERITA LAINNYA :