Metropolitan

Heboh... Tong Sampah di Jakarta Buatan Jerman, Anggaran Rp 9.5 M

Editor : Damar Pamungkas |Selasa , 05 Juni 2018 - 14:30:47 WIB | Dibaca : 2830 Kali |

Inilah tong sampah buatan Jerman itu.

@IRNews | Jakarta - 2.600 tong sampah di Jakarta disoal. Semuanya diimpor dari Jerman sejak 2017 memakan anggaran Rp 9,51 miliar. Berikut perbandingan harga tong sampah buatan Jerman, China dan dalam negeri.

Seperti diketahui, tong sampah buatan Jerman yang dibeli Pemprov DKI bermerek Weber. Hal itu kini ramai dibahas di media sosial.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa kepada wartawan, mengatakan, tong sampah itu dibeli bukan dengan sembarangan.

"Kita kan beli ada prosedurnya. Pakai e-Katalog di LKPP. Yang ada di LKPP itu cuma ada dua vendor, di Jerman sama yang satu lagi China. Jadi dalam negeri nggak ada," ujarnya.

Dalam situs e-Catalogue Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), terdapat 11 produk untuk kategori tempat sampah. Rinciannya, 3 produk buatan China (Aoto), 4 produk buatan Jerman (Weber), dan 4 lainnya buatan lokal (CV Panjaya).

Semua itu untuk tong sampah berkapasitas 660 liter. Dalam situs LKPP, tong sampah merek Aoto dipatok seharga USD 247.07 (Rp 3.444.402,87) dan merek Weber seharga USD 253,62 (Rp 3.535.716,42). Weber lebih mahal.

Sementara itu, untuk tempat sampah buatan lokal yang tersedia dalam situs LKPP seharga Rp 26-29 juta. Tetapi tempat sampah yang tersedia untuk bak kontainer. Jadi, bukan bandingannya.

Bandingkan Harga di Toko Online

Di toko online, merek buatan lokal, seperti Krisbow, berkapasitas 660 liter. Tong sampah tersebut dijual seharga Rp 5.888.900/unit dalam situs bukalapak.com. Sedangkan di situs belanja perkakas, monotaro.com, tong sampah tersebut dijual Rp 4.390.000/unit.

Tempat sampah merek Inno, yang diproduksi CV Setya Guna, dijual di situs Tokopedia. Harga per unitnya Rp 3.000.000.

Sedangkan untuk tempat sampah merek Aoto dijual seharga USD 100-150 (Rp 1.394.100 sampai Rp 2.091.150) di situs Alibaba. Pemesanan minimal sebanyak 100 unit.

Terkait polemik tong sampah yang dibeli Pemprov DKI, Gubernur Anies Baswedan masih irit bicara. Namun ia berjanji akan memberikan kejutan.

"Ya nanti soal tong sampah saya ceritakan kalau sudah lengkap ya. Nanti siap-siap semua kejutan lagi," kata Anies di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (4/6). (*)



BERITA LAINNYA :