Internasional

KTT AS - Korut, Kim Jong Un Tuntaskan Denuklirisasi Korea

Editor : Damar Pamungkas |Selasa , 12 Juni 2018 - 18:55:34 WIB | Dibaca : 2460 Kali |

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un dan Presiden AS Donald Trump di KTT AS - DPRK. Foto: Reuters

@IRNews | Singapura - Amerika Serikat - Korea Utara menyepakati perdamaian. Itu substansi pertemuan bersejarah Presiden AS Donald Trump dengan Pemimpin Korut Kim Jong Un di Singapura, Selasa (12/6/2018) hari ini.

Dalam pertemuan tersebut, Trump berkomitmen memberikan jaminan keamanan bagi Korut. Sebaliknya, Kim berkomitmen menuntaskan denuklirisasi Semenanjung Korea.

Berikut isi pernyataan bersama Trump dan Kim seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (12/6/2018) dari hasil KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) tersebut:

Trump dan Jong-Un bertukar opini yang mendalam dan tulus mengenai isu-isu terkait pembentukan hubungan baru AS-DPRK (singkatan nama resmi Korut: Republik Demokratik Rakyat Korea).

Juga pembangunan perdamaian yang abadi dan kuat AS - DPRK di Semenanjung Korea. Lengkapnya sebagai berikut:

1. AS dan DPRK berkomitmen untuk membentuk hubungan baru AS-DPRK sesuai keinginan rakyat kedua negara akan perdamaian dan kemakmuran.

2. AS dan DPRK akan menggabungkan upaya-upaya mereka untuk membangun perdamaian yang abadi dan stabil di Semenanjung Korea.

3. Menegaskan kembali Deklarasi Panmunjom 27 April 2018 lalu, DPRK berkomitmen untuk bekerja menuju denuklirisasi penuh Semenanjung Korea.

4. AS dan DPRK berkomitmen untuk menemukan jasad-jasad para tahanan perang/yang hilang dalam tugas, termasuk pemulangan segera jasad-jasad yang telah teridentifikasi.

KTT AS-DPRK merupakan peristiwa epik sangat penting mengatasi permusuhan selama puluhan tahun antara kedua negara. Ini membuka masa depan yang baru antara AS - DPRK.

AS dan DPRK berkomitmen untuk melakukan negosiasi lanjutan yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, dan pejabat tingkat tinggi terkait DPRK, guna melaksanakan hasil-hasil KTT AS-DPRK.

Dengan begitu, kekhawatiran masyarakat dunia tentang kemungkinan perang nuklir AS - DPRK sudah sirna. Berganti dengan perdamaian. (*)



BERITA LAINNYA :